Slider

PEMASANGAN IKLAN ON AIR - OFF AIR - WEB - MEDIA SOSIAL HUBUNGI : 0231 - 207 994 MARKETING : (Agung) 085 222 191 113

GALERI

News

MUSIK FILM

SELEBRITIS

TIPS

BUDAYA WISATA

Event

One Way Jalan Kartini Terus Berlanjut

Kota Cirebon (89,2 CR) - Pemerintah Kota Cirebon akan terus melanjutkan pemberlakuan one way atau satu jalur di ruas jalan Kartini Kota Cirebon. pernyataan ini disampaikan saat Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Kota Cirebon pada selasa lalu, (19/5/2015). 

Sekretaris Dinas Perhubungan Informatika dan Komunikasi Kota Cirebon Ujianto mengatakan, saat rapat bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, memutuskan ruas jalan Kartini tetap diberlakukan satu jalur. Masa uji coba sejak tanggal 21 Mei - 20 Juni 2015 menjadi modal penting bagi Dihub untuk mengetahui rekasa jalur untuk mengurangi kemacetan imbas dari one way tersebut

“One Way kan telah satu bulan dan kami akhirnya mengetahui ruas jalan mana saja yang macet akibat pemberlakukan satu jalur "  demikian katanya, jumat (21/5/2015).

Terkait adanya pihak yang berkeberatan, Ujianto mengungkapkan pada rapat Forum LLAJ tersebut yang mengajukan peninjauan ulang adalah dari Polresta Cirebon, akan tetapi karena seluruh anggota LLAJ sepakat meneruskan satu jalur di Jalan Kartini maka keberatan tersebut hanya jadi  masukan.

“Kami juga telah membuat skema rekayasa jalur yang terimbas penerapan one way di Jalan Kartini,” ujarnya (wlk/rbi)

Pasar Di Kab Cirebon Aman Beras Sintetis

Kab Cirebon (89,2 CR) - Hasil inspeksi mendadak atau Sidak Dinas Perindustrian Dan perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cirebon di pasar Sumber dan pasar Pasalaran pagi tadi, jumat (22/05/15), tidak menemukan beras sintetis.Para pedagang beras yakin, jika beras sintetis sulit masuk ke Kabupaten Cirebon dikarenakan para pedagang mendapatkan pasokan beras dari tengkulak dan petani langsung. 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Cirebon Ery Achmad Khusaeri mengatakan, dari hasil sidak di pasar sumber, petugas tidak menemukan keberadaan beras sintetis yang ramai diberitakan saat ini. namun untuk meyakinkan tidak adanya beras sintetis,  pihaknya meminta kepada Kepala pasar agar mengumpulkan sample beras disetiap toko dipasar Sumber dan Pasar Pasalaran. Hal ini dilakukan untuk meyakinkan bahwa  Kabupaten Cirebon aman dari peredaran beras sintetis. 

" Setelah tadi mengecek langsung tidak ada beras sintetis di temukan, tapi agar lebih yakin maka kepala pasar diminta mengumpulkan contoh beras dari berbagai merk dan toko untuk diperiksa lebih lanjut " Kata Erry saat sidak dipasar Pasalaran. 

Upaya selanjutnya dijelaskan Ery, pihaknya akan mengirimkan surat kepada seluruh kepala pasar di kabupaten Cirebon untuk waspada dengan beradaran beras plastik yang meresahkan masyarakat. 

" Kami akan segera mengirimkan surat kepada kepala pasar agar hati - hati dengan beredarnya beras sintetis, jika ada tawaran beras yang murah namun kualitasnya bagus, maka di cek terlebih dahulu " ujarnya. 

Sementara itu Ika pedagang beras di pasar Pasalaran mengaku jika selama ini pasokan beras berasal dari tengkulak dan petani di Kabupaten Cirebon, mereka tidak pernah mengambil stok beras darimanapun. 

" kalau ngambil beras dari tengkulak atau petani, kalau ada yang nawarin beras murah tapi kualitas bagus, curiga mas takutnya beras engga bener, kami engga mau mengecewakan pelanggan " ungkapnya. (wlk/rbi)

Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan

Manfaat dan kandungan buah naga sangat baik untuk berbagai macam hal dan pemenuhan vitamin dan mineral dalam tubuh. Ada sekitar 10 manfaat buah naga ini yang akan kita pelajari lebih lanjut, manfaat buah ini sangat banyak jika dikonsumsi secara rutin maka akan membawa efek positif bagi tubuh.

Manfaat buah naga bagi kesehatan tubuh memang sangat beragam :

  • Menurunkan berat badan & diet
  • Sumber besar antioksidan & bagus untuk detoks
  • Mencegah kanker
  • Mininggkatkan kekebalan tubuh
  • Mencegah diabetes militus
  • Meningkatkan nafsu makan
  • Menunda penuaan dini
  • Baik untuk tulang dan darah


Manfaat Buah Naga Untuk Konsumsi Sehari Hari :

  • Memperkuat tulang dan gigi
  • Baik untuk membersihkan usus
  • Mencegah peradangan
  • Menjaga ion tubuh
  • Buah untuk meningkatkan stamina
  • Agar tidak mudah kram
  • Mencegah kelumpuhan otot
  • Baik untuk menjaga kelembaban kulit
  • Baik untuk manula
  • Menjaga kesehatan syaraf
  • Baik untuk menjaga usus dari perkembangan bakteri
  • dapat digunakan untuk perwarna alami (buah naga merah)
  • dapat digunakan untuk membasmi jerawat
  • Mencegah kerapuhan tulang
  • Baik untuk pencernaan bayi di atas 1 tahun
  • Menjaga kelancaran sistem peradaran darah
  • Baik untuk meningkatkan ASI
  • Baik untuk mengobati panas dalam
  • Baik untuk mengobati sariawan
  • Sangat ampuh untuk mengatasi tengorokan kering
  • Dapat menjaga kulit wajah agar tetap kencang(sumber:manfaat.co.id)

Gabungan Organisasi Mahasiswa Grudug Gedung DPRD Kota Cirebon

Kota Cirebon (89,2 CR) - Kesatuan Aksi Mahasiswa Cirebon (KAMIC) melakukan aksi unjuk rasa yang dimulai dari kawasan Jalan Pemuda dan berakhir di gedung DPRD Kota Cirebon Unjuk rasa ini sebagai upaya KAMIC untuk mengajak masyarakat agar sadar dengan sikap para penjabat dan petinggi di Kota Cirebon yang dinilai sudah membuat masyarakat menjadi sengsara.

Dengan membakar ban di ruas jalan Siliwangi, massa KAMIC berorasi didepan gedung DPRD Kota Cirebon. Salah satu kasus yang diangkat oleh massa KAMIC adalah pengadaan mobil dinas (mobdin) untuk musyawarah pimpinan daerah (Muspida) yang tidak kunjung selesai. Ditambah kini kemunculan perkara baru yang disebabkan oleh produk politik (kebijakan) kasus dugaan korupsi oleh PDAM Kota Cirebon yang telah luput dari ingatan masyarakat.

“Pengadaan mobdin muspida sudah jelas tidak tertera dalam nomenklatur APBD 2014 dan jelas bertolak belakang dengan perundang-undangan,” tutur Ferry selaku salah satu massa aksi, kamis (21/05/15).

Setelah menutup ruas jalan Siliwangi sekira 30 Menit, mahasiswa masuk untuk bertemu dengan anggota DPRD Kota Cirebon. para mahasiwa ditemui oleh anggota DPRD Kota Cirebon dari Komisi C. Dalam diskusi di gedung DPRD, mahasiswa meminta agar anggota DPRD lebih ditingkatkan kinerjanya terutama persoalan kepentingan rakyat. Mahasiswa meminta agar DPRD dalam setiap kesempatan harus transparan kepada masyarakat apalagi untuk kepentingan yang menggunakan uang rakyat.(Wlk)

PPDB On Line Di Kota Cirebon, Gakin Maksimal 20 Persen

Kota Cirebon (89,2 CR) - Dinas pendidikan kota cirebon memastikan menggunakan sistem On Line untuk Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Atas /sederajat meski, ada perubahan dalam penerimaan siswa untuk jalur keluarga miskin (Gakin) dan jalur Prestasi. Perubahan tersebut antara lain memberikan kesempatan untuk menerima Gakin maksimal 20 persen. Sedangkan jalur pretasi maksimal 10 persen. Demikian di katakan sekertaris dinas pendidikan kota cirebon  Edi Supriadi kepada sejumlah wartawan di gedung dprd kota cirebon siang tadi. Kamis 21/05/15. 

Menurut Edi, evaluasi di tahun 2014 lalu banyak keluarga miskin rela membuat Surat Keterangan Tidak Mampu ( SKTM) agar anaknya bisa diterima di SMA Negri, bahkan SMA Unggulan di Kota Cirebon. Edi berharap, kuota maksimal 20 persen yang telah diterapkan bisa mengantisipasi membludaknya jalur keluarga miskin dalam PPDB On Line yang akan digelar 24 Juni hingga 11 Juni 2015 mendatang. 

" Pada tahun lalu PPBD On Line memberikan kuota minimal 20 Persen dan tahun ini memberikan kuota maksimal 20 persen, hal ini mengurangi jumlah keluarga miskin dadakan " Kata Edi. 

Edi menghimbau kepada warga dan agar keluarga miskin di Kota Cirebon yang mendaftarkan anaknya di jalur Gakin, untuk mencari sekolah yang terdekat. 

" Keluarga miskin di Kota Cirebon yang anaknya melanjutkan ke SMA, silakan cari SMA terdekat rumah agar orang tua bisa mengontrol " ujarnya. 

Sementara itu Sumardi sebagai Ketua Komisi C DPRD Kota Cirebon meminta kepada Dinas Pendidikan Kota Cirebon agar selektif dalam menerima keluarga miskin dalam PPDB mendatang. 

" Salah satu barometer mereka keluarga miskin yaitu memiliki SKTM, maka Ketua Panitia PPDB On Line harus melihat apakah SKTM tersebut baru atau SKTM lama, Jika SKTM tersebut baru maka mereka adalah warga yang mengaku miskin " Tegas Sumardi.(wlk)

Manfaat Besar Mengkonsumsi Susu Setiap Hari

Meskipun susu itu banyak jenisnya tetapi Susu yang paling banyak di konsumsi adalah susu dari sapi perah. Selain rasanya yang enak dan khas susu juga kaya sekali akan khasiat dan manfaat besar bila di konsumsi setiap hari. Dan berikut ini adalah khasiat dan manfaat susu untuk tubuh kita :

  • melancarkan pencernaan bagi yang sulit membuang air besar (BAB) maka itu tandanya mereka sulit sekali minum susu.
  • Sering pusing-pusing dan kunang-kunang ketika berdiri itu terjadinya kelemahan pada tubuh yang terjadi maka dia kekurangan susu dan vitamin lainnya.
  • Jika anda yang sering terkena penyakit darah rendah, maka susu setiap pagi dapat diminum sebelum berangkat ke kantor entah susu putih atau susu cokelat sesuai selera. Tapi susu putih lebih banyak kalsiumnya dan lebih bervitamin dibanding susu cokelat karena dia mengandung cokelat maka kalsiumnya akan menurun.
  • Menghindari mereka yang sering mudah lelah.
  • Jika kamu yang memiliki penyakit insomnia setiap malam, maka sebelum tidur minumlah susu agar tidurnya lebih nyenyak dan bermimpi indah.
  • Menghindari mereka yang sering mudah lelah.
  • Susu bisa meningkatkan energi pada bagian tubuh yang semakin hari semaki
    n lemah.
  • Mempercepat pertumbuhan karena banyak mengandung nutrisi yang baik.
  • Susu memperkuat tulang-tulang yang rapuh, semakin kita bekerja keras setiap hari, maka kita akan semakin menggunakan eneergi kita dari tulang, terutama tulang punggung, tangan, kaki, serta pinggang. Maka dari itu susu sangat dianjurkan agar terhindar dari serangan osteoporosis.(sumber:infosehatonline.com)

Benang Kusut Di Kisruh Rumah Tangga Krisna Mukti Dan Devi


Krisna Mukti resmi menikahi sosok Devi Nurmayanti pada 23 Juni 2014. Belum genap setahun menikah, bahtera rumah tangga Krisna dan Devi langsung diterpa badai perceraian. 

Devi secara mengejutkan mengajukan gugatan cerai di Pengadilan Agama Depok pada 13 Mei lalu. Kisah perceraian Krisna dan Devi pun seakan dimulai. 

Sayangnya, kisah tersebut seperti 'dibumbui' dengan beberapa cerita yang kurang sedap didengar telinga. Dimulai dari kabar Krisna yang disebut tak pernah menafkahi Devi. 

Bahkan, Devi mengaku banting tulang sendiri untuk menghidupi keluarganya. Hal tersebut sempat disampaikan pengacara Devi, Afdal Zikri saat menggelar jumpa pers di kawasan Pancoran, Senin (18/5/2015). "Bisa bayangkan nggak, suami di DPR tapi istrinya kerja malam hari untuk menghidupi anaknya," ujar Afdal.

Kisah rumah tangga Krisna dan Devi seperti semakin kusut saat isu lain yang lebih sensitif muncul. Krisna mengaku menikahi Devi karena iba. 

Krisna menyebutkan Devi tengah berbadan dua hasil perbuatannya dengan pria lain saat resmi dinikahinya. Manajer Krisna, Astrid yang disebut menjadi sosok yang meminta Krisna menikahi Devi pun akhirnya angkat bicara. 

"Mas Krisna itu Seperti sosok malaikat, sosok mau kasih terbaik. Baik banget mas Krisna mau nikahin Devi. Saya tanya sama Krisna, 'Mas Krisna cinta sama sama Devi?' dia jawab 'Nggak'," ucap Astrid. 

Sampai saat ini, baik Krisna atau pun Devi seperti belum ada berniat untuk membuat merapikanbenang kusut di kisruh pernikahan mereka.( Di Kutip Saking detikHot )

Di Duga Lalai Saat Bekerja Sri Meninggal Dunia

Kab Cirebon (89,2 CR) - Kepedihan mendalam di alami keluarga Karina warga Desa Kasugengan Kidul Blok Petapean RT 03/01 Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon. Sri Handayani (19) putrinya meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja di PT Embee Plumbon Textile pagi tadi, rabu (20/05/15). Kini korban telah di semayamkan di komplek pemakaman setempat. 

Dikatakan Karina orang tua Korban, saat itu dirinya mendapatkan informasi dari pihak perusahaan sekitar subuh pukul 02.30 WIB, bahwa putrinya telah meninggal dunia akibat kecelakaan kerja dan jenasah berada di rumah sakit Mitra Plumbon. Mendengar kabar tersebut pihak keluarga langsung datang di rumah sakit Mitra Plumbon, setelah dari rumah sakit jenasah langsung dibawa kerumah duka untuk segera di makamkan.

" pihak perusahaan telpon sekitar subuh pukul 02.30 WIB, kalau Sri telah meninggal dunia akibat kecelakaan kerja, mendengar kabar tersebut pihak keluarga kaget, Kami langsung datang kerumah sakit mitra, dari sana kami langsung membawanya kerumah duka untuk segera dimakamkan " ungkap Karina. 

Karina menjelaskan, sri bekerja di PT Embee Plumbon Textile hampir 6 bulan. Saat kejadian Sri mendapatkan jatah shift malam hingga pagi. Sebelum meninggal korban sempat berdiskusi dengan orang tua jika ingin fokus bekerja. Diakui orang tua korban, sejak beberapa hari Sri sering main diluar bersama teman - temannya. 

" Kebetulan pas kejadian dapat jatah shift malam, sebelum berangkat kerja sempat ngobrol dengan orang tuanya kalau mau berihenti main, mau fokus kerja " ujarnya. 

Sementara itu pihak kepolisian dari Polres Cirebon tengah menyelidiki kasus kematian Sri Handayani ke PT Embee Plumbon Textile dan hingga berita ini diturunkan pihak perusahaan belum bisa di mintai konfirmasi terkait meninggalnya Sri. (Wlk/Rbi)

Disperindag Tidak Temukan Beras Sintetis Di Kota Cirebon

Kota Cirebon (89,2 CR) - Demi mengantisipasi peredaran beras sintetis, Dinas Perindustrian Perdagangan  dan Koperasi UMKM Kota Cirebon melakukan sidak ke sejumlah pasar di Kota Cirebon pagi tadi, rabu (20/05/15). Dari hasil sidak, Disperindag tidak menemukan keberadaan beras sintetis yang meresahkan warga. 

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kota Cirebon Agus Mulyadi mengatakan, hasil pantauan di sejumlah pasar keberadaan beras sintetis untuk di Kota Cirebon tidak ditemukan. 

" Dari hasil monitoring di pasar bersama Bulog, Bagian Perekonomian, Ketahanan Pangan Alhamdulillah hasilnya tidak ditemukan beras platik seperti yang terjadi di Bekasi " ujarnya. 

Menurut Agus Mulyadi, para pedagang beras telah waspada dengan cara tidak sembarangan menerima pelanggan baru untuk memasok beras di Kota Cirebon. hal demkian dilakukan sejak lama, sebelum beras platik ramai di beritakan media masa. 

" Pedagang telah melakukan pencegahan dengan tidak mau memasukan pelanggan baru meski harga yang ditawarkan cukup murah. Upaya ini dikukan agar beras berbahan pastik bisa mudah masuk ke Kota Cirebon " tandasnya.(Wlk/Rbi)

Peringati Harkitnas, HMI Cirebon Unjuk Rasa Tutup Pantura

Kota Cirebon (89,2 CR) - Mempringati Hari Kebangkitan Bangsa, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cirebon menggelar aksi unjuk rasa di lampu merah perempatan Pemuda dan jalan by Pass Kedawung Kabupaten Cirebon siang tadi, Rabu (20/05/15). Dalam aksinya mahasiswa mengkritik kinerja Presiden Joko Widodo yang belum bisa mensejahterakan rakyat. Aksi ini sempat membuat macet jalur pantura Cirebon sepanjang 3 Kilo Meter selama 2 Jam. 

Dari Pantauan reporter Cirebon Radio, aksi unjuk rasa di mulai di perempatan lampu merah Pemuda, mahasiswa berorasi sekaligus membakar ban bekas di tengah - tengah jalan. Dalam orasinya mahasiswa mengiritik kinerja Presiden Jokowi yang  belum bisa menstabilkan ekonomi, politik dan transparansi resuflfe kabinet. 

Setelah berorasi di lampu merah pemuda mahasiswa long march dari lampu merah pemuda menuju jalan By pass Kedawung. dalam long march mahasiswa menutup jalur pantura satu jalur. Akibatnya kemacetan panjang 2 kilo meter tidak bisa di hindarkan.

Sesampainya di jalan Bypass Kedawung para mahasiswa kembali melakukan orasi dan pembakaran ban bekas ditengah - tengah jalan. sempat terjadi kericuhan antara mahasiswa dengan pihak kepolisian, pasalnya aksi mahasiwa yang kembali menutup jalur pantura di larang oleh pihak kepolisian. ketegangan mereda setelah kedua belah pihak berdamai dan kembali menggelar aksi. setelah satu jam menggelar aksi akhirnya mahasiswa membubarkan diri dengan aman.(Wlk/Rbi)

GRAY

Live @cirebonradio Bareng kang Mumu, kang Warto dan kang Rahmat Saking Yayasan GRAY 
( 200515 )

Kota Lama Cirebon Diusulkan Jadi Kawasan Wisata

Cirebon - Kawasan Kota Lama Cirebon yang berlokasi di sekitar Kecamatan Lemahwungkuk dinilai sangat potensial untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata.

"Kota lama merupakan kawasan strategis dan layak menjadi kawasan wisata dan ikon Kota Cirebon," kata Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat.

Menurut Arief, kawasan Kota Lama meliputi kawasan Pelabuhan Cirebon hingga sepanjang Jalan Yos Sudarso maupun Pasuketan. Di kawasan ini terdapat sejumlah bangunan kuno peninggalan zaman kolonial Belanda seperti gedung British American Tobacco (BAT), gedung Bank Indonesia (BI), Pelabuhan Cirebon, serta keraton-keraton, mulai dari Keraton Kasepuhan, Kanoman, Kacirebonan, maupun Keprabonan.

Sedangkan Kawasan Keraton sendiri meliputi wilayah di bagian selatan yang berbatasan dengan Sungai Kriyan, sepanjang Jalan Pasuketan, Pekiringan di sebelah utara, hingga berbatasan dengan laut di sebelah timur.

"Di kawasan Kota Lama banyak berdiri bangunan-bangunan kuno yang saat ini dimanfaatkan pemerintah maupun pihak swasta sebagai perkantoran," kata Arief.

Untuk melindungi keraton dan kawasan Kota Lama dari pembangunan yang tidak terkendali, pihaknya meminta Pemkot Cirebon menjadikan kawasan ini sebagai kawasan strategis kota.

"Kawasan ini sebagai kawasan strategis dan potensial untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata," kata Arief.

Potensi wisata tersebut, kata dia, meliputi wisata ziarah, budaya, dan sejarah. Kawasan ini juga dinilai layak menjadi ikon Kota Cirebon, bahkan bisa menjadi ikon Jawa Barat 

Ini Kata Hesty Klepek Klepek Soal Namanya Disebut dalam Prostitusi Kelas Atas

Hesty Klepek Klepek buka suara soal namanya yang disebut-sebut dalam prostitusi kelas atas. Menurutnya hal tersebut tidaklah benar adanya. Ia juga mengatakan dirinya sama sekali tidak mengenal sosok sang mucikari, RA. 

"Aku nggak kenal RA, gila kali. Mobil saja masih nyicil, rumah juga baru bikin," celetuk Hesty saat ditemui di kawasan Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Senin (18/5/2015) malam. 

Ia juga mengaku dirinya sama sekali tidak memiliki nomor telepon RA. 

"Hesty juga di sini mengklarifikasi nggak kenal sama yang namanya RA. Hesty juga nggak punya kontak nomor telepon atau BBM Hesty nggak punya," jelasnya lagi. 

Meski begitu, Hesty mengetahui ada berita RA tertangkap. Namun sekali lagi, Hesty tidak mau ambil pusing masalah tersebut. 

"Hesty dengar kalau RA tertangkap, tapi Hesty juga nggak mau komentar banyak karena memang nggak mengerti. Kalau dibilang rugi ya rugi juga tapi yasudah yang penting aku nggak ada sangkut-pautnya dengan masalah ini," jelasnya. ( Di Kutip Saking detikHot )

Warga Wanasaba Kidul Cari Kayu Bakar Temukan Granat Nanas

Kab Cirebon (89,2 CR) - Warga Desa Wanasaba Kidul Kecamatan Talun blok Widara RT02/04 di gegerkan dengan penemuan granat yang di duga aktif oleh Masna (30) saat sedang menebang pohon mangga di belakang rumahnya. Sontak penemuan Granat Nanas ini menyedot perhatian warga yang ingin melihat secara langsung penemuan Granat tersebut

Dikatakan Masna, saat itu dirinya sedang mencari akar pohon mangga dibelakang rumahnya untuk bahan membakar batu bata, ketika menggali masna kaget ternyata menemukan benda besi mirip granat nanas yang sudah berkat. Takut terjadi sesuatu Masna langsung melaporkan ke perangkat desa setempat. 

" Sedang menggali akar buat kayu bakar ternyata ada besi mirip granat, takut meledak langsung melapor ke perangkat desa " kata masna di tempat kejadian, selasa (19/05/15)

Sementara itu pihak perangkat desa Wanasaba Kidul bersama pihak kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian. Granat nanas yang di duga aktif akan di bawa oleh Mako Brimob Dasasemen C Tim Jihandak untuk di amankan.(Wlk)

Komisi B Menduga Pekerja Tidak Terapkan K3 Dalam Pemugaran DPPKAD

Kota Cirebon (89,2 CR) - DPRD Kota Cirebon dari Komisi B, sidak ke Gedung Dinas Pengelolaan Dan Perencaan Keuangan Dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Cirebon siang tadi, selasa (19/05/15). Dalam sidaknya Komisi B menemukan kejanggalan mengenai pekerja yang tidak menggunakan Standar Operasional Prosedur dalam bekerja yaitu penerapan Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dalam pembangunan aula tersebut. 

Ketua Komisi B Yuliarso menyimpulkan, jika di lihat dari ambruknya bangunan tersebut, para pegawai ingin cepat dalam proses meruntuhkan bangunan namun mengindahkan keamanan. padahal dalam setiap meruntuhkan bangunan harus dilihat kembali dari berbagai faktor agar tidak memakan korban jiwa. selain itu para pekerja tidak menerapkan K3 dalam bekerja. 

" setelah tadi bertemu dengan staf di kantor DPPKAD kami menemukan jika para pekerja ingin bekerja cepat maka meruntuhkan pilar - pilar gedung sehingga roboh dan memakan korban jiwa. ditambah para pekerja tidak menggunakan helm, masker dan sepatu proyek dalam bekerja " ungkap Yuliarso. 

Yuliarso menambahkan, Pihaknya akan mengundang pengembang dan dinas terkait untuk menjelaskan lebih detail proses pembangunan aula tersebut. 

" Kami akan mengundang DPPKAD, PU dan pengembang untuk duduk bersama dan penyelesaiannya seperti apa " ujarnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya gedung Dinas Pengelolaan Dan Perencaan Keuangan Dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Cirebon, Jawa Barat, ambruk pada pukul 11.00 WIB, Senin (18/05/15). Peristiwa itu menewaskan satu pekerja dan empat lainnya luka.(Wlk/Rbi)

Operasi Yustisi Jaring Ratusan Warga Tidak Bawa E-KTP

Kota Cirebon (89,2 CR) - Ratusan pengguna jalan siliwangi Kota Cirebon terjaring operasi Yustisi yang di gelar Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil dibantu Pengadilan Negri dan Dinas perhubungan yang dilaksanakan didepan Balai Kota Cirebon pagi tadi, selasa (19/05/15). 

Dari data yang di himpun wartawan Cirebon Radio terdapat sekitar 109 masyarakat yang terjaring operasi. Dari 109 yang terjaring terdapat 9 orang yang mengelabui petugas dengan berdalih akan kembali membawa KTP asli.

Kepala Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil  Kota Cirebon Sanusi mengatakan, Operasi memberikan sangsi berupa denda maksimal Rp 50.000,- kepada masyarakat yang tidak memiliki KTP Elektronik (E-KTP)

" Mereka yang terjaring Operasi Yustisi akan dikenakan denda dari Rp 15.000,- hingga Rp 50.000,- " ungkapnya. 

Sanusi menjelaskan sebelum melakukan Operasi ini pihaknya telah berkordinasi kepada pimpinan kepala Daerah di wilayah 3 Cirebon untuk menginformasikan kepada warganya yang akan berpergian ke Kota Cirebon agar membawa E-KTP. 

" Sebelum Operasi ini sebelumnya telah memberikan surat kepada kepala daerah di Ciayumajakuning untuk memberitahukan warganya agar membawa E-KTP, sebab kami akan menggelar Operasi Yustisi pada bulan Mei ini " katanya. 

Mantan Camat Kejaksan ini mengungkapkan Operasi Yustisi digelar sesuai dengan perintah undang - undang No 23 tahun 2006 yang salah satu pasalnya menyampaikan agar mehimbau kepada masyarakat dalam perpergian selalu membawa KTP yang masih berlaku. selain itu mengacu pada Kepres 112 tahun 2013 bahwa masa berlaku KTP Non Elektronik sampai dengan tanggal 31 Desember Tahun 2014 sehingga mewajibkan seluruh masyarakat mengganti KTP lama dengan E-KTP. (Wlk/Rbi)

Kirana Larasati Buka-bukaan Soal Calon Suaminya, Tama Gandjar

Sebentar lagi, aktris cantik Kirana Larasati akan melepas masa lajangnya. Ia bakal dinikahi seorang pria yang juga kekasihnya, bernama Tama Gandjar.

Kirana mengungkapkan Tama memang bukan dari kalangan pelaku dunia hiburan. Ia mengaku sudah saling kenal sejak setahun terakhir.

"Ketika saya berserah malah ada yang mau ngelamar dan hati saya juga bilang iya. Makanya saya terima," ujar Kirana di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (17/5/2015) malam.

Lebih lanjut, Kirana mengisahkan beberapa waktu lalu saat dirinya dilamar oleh Tama. Yang unik, peristiwa itu awalnya hanya percakapan lewat sambungan telepon.

"Saya juga kaget, takutnya main-main atau romantis sesaat. Saya juga sempet ragu," katanya.

"(Lamaran) nggak romantis, tapi malah terbukti keseriusan dia kepada saya lewat dia bawa keluarganya ke keluarga saya," tambah wanita yang beberapa waktu lalu sempat digosipkan dekat dengan Saheer Sheikh itu.( Di Kutip Saking detikHot )

Komisi C DPRD Kota Monitoring SD Di Kota Cirebon

Kota Cirebon (89,2 CR) - DPRD Kota Cirebon dari komisi C melakukan monitoring Ujian Sekolah Dasar (SD) di Kota Cirebon pagi tadi, senin (18/05/15). Dalam sidak tersebut ditemukan jika pihak sekolah menggunakan anggaran dana BOS pusat untuk honor pengawas. Demikian dikatakan Anggota Komisi C DPRD Kota Cirebon Jafarudin kepada sejumlah wartawan. 

Menurut Jafar monitoring Ujian Sekolah Dasar berbeda dengan sekolah menengah pertama (SMP) atau sekolah menengah atas (SMA). setiap sekolah hanya menggunakan dua ruangan untuk Ujian Sekolah. 

" kalau SMP sama SMA kan banyak ruangannya kalau SD hanya maksimal dua ruangan, dan SD di kota Cirebon dalam satu sekolah banyak yang di gabung sehingga mudah memonitor " ucap Jafar. 

ditambahkan Politisi Partai Hanura ini, sejumlah sekolah di Kota Cirebon mengeluh jika pemerintah Kota Cirebon tidak menyediakan anggaran untuk Ujian Sekolah ini, sehingga pihak sekolah menggunakan anggaran yang bersumber dari BOS Pusat. 

" dalam monitoring banyak kepala sekolah mengeluh jika honor untuk pengawas tidak disediakan pemerintah, sehingga sekolah menggunakan dana BOS untuk honor tersebut, apalagi dana BOS dari pemerintah Kota hingga saat ini belum cair " jelasnya. 

sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon Dr Wahyo Mpd menjelaskan jika dalam Ujian Sekolah Dasar honor pengawas diserahkan sepenuhnya oleh pihak sekolah masing - masing, pasalnya dalam sekolah dasar tidak dikenal Ujian Nasional melainkan Ujian Sekolah sehingga anggaran dari sekolah masing - masing. (Wlk)

" B.A.G , BE MATURE & FRESH !! "

Setelah lama mati suri akhirnya B.A.G bangkit lagi dengan lagu dan konsep yang menggetarkan hati. Band yang sempat booming dengan lagu “Sendiri Lagi” ini kembali dengan genre yang jauh berbeda. MATURE & FRESH !! Banyaknya perubahan yang terjadi di dalam band ini , posisi alosh ( vocal ) yang di gantikan dengan RADIT dan EPOY mengisi posisi bass , membuat B.A.G menjadi jauh lebih FRESH !
dan perubahan nama BEAGE menjadi B.A.G 
Band yang dikenal sebagai band anak muda dengan genre Funpop ini lebih identik dengan lagu berirama riang dan upbeat ini, kembali dengan single teranyar bertajuk “JANGAN BILANG DULU”. Kembali dengan image yang lebih dewasa lagu ini diyakini dapat mengobati para penggemar B.A.G yang sudah rindu dengan band yang digandrungi anak muda ini. Band yang terbentuk 20 September 2003 ini digawangi radit (Vocal), andi (guitar), wanted (guitar) epoy (bass) dan iman (drum). B.A.G ingin memberikan suasana baru pada B.A.G yang juga sempat mengeluarkan 2 Album yang bertajuk “Love Song” dan “Kekasih Idaman” dan 1 single ' mendadak rindu '. Dan mereka telah mengeluarkan 6 single antara lain “Sendiri Lagi”, “Tak Serendah Yang Kau Kira (TSYKK)”, “Kekasihku Yang Pergi”, “Kekasih Idaman”, “Malam Ini” dan “Cepat Kembali”. Berharap single terbarunya "JANGAN BILANG DULU” bisa sukses dan di terima di masyarakat seperti  single – single sebelumnya. Hidup Musik Indonesia

Curug Sidomba

Waktu liburan sudah usai, tapi tak ada salahnya jika MJ sedikit berbagi lokasi wisata sebagai referensi jika nanti ada waktu liburan dan bingung mencari lokasi liburan dimana. Kali ini MJ berbagi lokasi liburan yang masih berhubungan dengan air, tepatnya air terjun dan terletak di daerah Kuningan, Jawa Barat.

Curug Sidomba adalah salah satu objek wisata yang terletak di dalam komplek Wisata Bumi Perkemahan Sidomba, berada di bawah kaki Gunung Ciremai. Sejuk serta bersihnya udara membuat MJ ingin berlama-lama menghirup udara segar yang ada di Komplek Wisata ini.

Curug Sidomba masih terbilang objek wisata yang baru, Curug ini awalnya ditemukan secara tidak sengaja oleh beberapa siswa SMP Islam Terpadu Umar Sjarifudin (ITUS) Kuningan yang sedang melakukan kegiatan mendaki menyusuri sungai di Kaki Gunung Ciremai pada tahun 2002.

Terletak di Desa Peusing, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Curug Sidomba berjarak 4 km dari Jalan utama Kuningan Cirebon, tidak sulit untuk mencapai lokasi ini karena arah petunjuknya cukup jelas dan jalan yang dilalui pun sudah sangat bagus. Jika dari arah kota Cirebon menuju Kuningan ada tiga jalur alternatif menuju Curug Sidomba, yaitu di Prapatan Bandorasa Wetan, Balai Desa Manis Lor atau Balai Desa Manis Kidul lewat Desa Sembawa dan Desa Peusing.

Nama Sidomba ini berasal dari cerita masyarakat, yang konon katanya dulu tempat ini merupakan tempat memandikan domba. Selain itu, hutan di sekitar curug merupakan pangangonan  (tempat penggembalaan) domba.
Fasilitas yang tersedia di Lokasi Sidomba cukup lengkap mulai dari camping ground, sarana olahraga, sarana bermain, tempat ibadah (masjid), beberapa saung untuk bersantai, Flying Fox, juga terdapat kolam ikan di bawah air terjun ini. Di kolam tersebut banyak berisi jenis ikan Kancra Emas dan Kancra Bodas yang dilarang keras untuk dipancing dan diberi makan.

Sejuk dan segar rasanya berlama-lama di sini. Untuk masuk lokasinya pun tidak perlu merogoh saku terlalu dalam, cukup dengan Rp 5000 untuk dewasa dan Rp 3500 untuk anak-anak, sedangkan tiket parkir Rp 1500 untuk kendaraan roda empat dan Rp 1000 untuk kendaraan roda dua kita sudah bisa merasakan sejuknya udara di lokasi Curug Sidomba.( Di Kutip Saking jalanberkarisma.wordpress.com )