Header Ads


Teledor, Kadisdik Kota Cirebon Buat Resah Orang Tua Murid

Kota Cirebon (89,2 CR) - Orang tua yang anaknya sekolah SD dan SMP resah menyusul terbitnya surat edaran dari Dinas Pendidikan Kota Cirebon berisi perpanjang libur sekolah untuk mewaspadai menyebaran virus Covid-19 (Corona). Surat tersebut menyebar dikalangan orang tua murid melalui grup whatsapp. 

Agus yang anaknya duduk di SMPN 1 Cirebon mempertanyakan kebenaran surat tersebut. Karena di dalam surat tertera tanda tangan basah dari Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon. Namun setelah diperiksa di media sosial ternyata hoax. 

"Kami bingung itu surat benar atau tidak. Kalau hoax ada tanda tangannya, kalau benar katanya hoax," keluhnya, Rabu (25/03/20). 

Orang tua merasa kebingungan dengan isi surat tersebut, karena di dalam surat, libur diperpanjang sampai 12 April. Padahal awalnya libur hanya sampai 28 Maret 2020. 

"Jadi liburnya diperpanjang atau hanya sampai 28 Maret, jadi bingung sendiri," ungkapnya. 

Sementara itu pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dengan kinerja Kadisdik Kota Cirebon. Dokumen negara yang bersifat penting tidak bisa di simpan dengan baik, hingga menimbulkan keresahan di masyarakat. 

"Kami pertanyakan sikap Kadisdik, ko bisa muncul surat edaran yang tidak jelas benar atau tidak," tegasnya. 

Bahkan Wali Kota Cirebon marah besar karena masyarakat menjadi resah dengan munculnya surat kaleng ini. Disaat pemerintah meredam kepanikan karena adanya virus Corona, namun Kadisdik menimbulkan keresahan pada masyarakat. 

"Kami berusaha meredam kepanikan, ini malah bikin panik" pungkasnya. [Wlk]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.