Header Ads


Puluhan Pelajar Mendapat Teguran Keras Karena Masih Bermain Di Mall

Kota Cirebon (89,2 CR) - Satpol PP Kota Cirebon melakukan operasi pelajar yang masih bermain di Mall pada Rabu (18/03/20). Hasilnya puluhan pelajar mendapat teguran dari anggota Satpol PP untuk tidak keluar, namun belajar di rumah. 

Kepala Satpol PP Kota Cirebon, Andi Armawan melalui Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian, Catur Wulan Anggraeni menjelaskan, pengawasan dan himbauan ini setelah pemerintah resmi menerbitkan surat edaran bahwa pelajar dari tanggal 16 - 31 Maret 2020 untuk belajar di rumah. Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 (Corona) menular dikeramaian. 

"Setelah tadi mendatangi Mall di Kota Cirebon, hasilnya ada puluhan pelajar dengan seragam bebas, bermain di Mall. Kami berikan teguran agar pulang untuk belajar di rumah," ujarnya. 

Mereka sebagian besar berada di Mall berasal dari luar Kota Cirebon. Alibi para pelajar tersebut untuk mengerjakan tugas bahkan ada yang sengaja ingin nonton karena sekolah libur. 

"Para pelajar bukan libur tapi tetap belajar namun bedanya di rumah bukan di sekolah. Tugasnya pun dikirim email," tuturnya. 

Bagi yang mengulangi perbuatan serupa Satpol PP akan membawa ke Mako untuk di data dan memanggil orang tua peserta guru untuk bertanggung jawab atas perbuatan yang dilakukan pelajar tersebut. 

"Kalau masih bandel akan kami bawa dan undang orang tua dan gurunya," tambah dia. 

Himbauan bukan hanya dilakukan pada pelajar, namun kepada pemilik Mall untuk melarang pelajar berada di dalam Mall saat jam pelajaran. Pemilik Mall juga wajib memutar informasi himbauan tersebut sesering mungkin, agar pelajar memahami. [Wlk]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.