Header Ads


Cegah Banjir, Sungai Melintas Kota Cirebon Dinormalisasi

Kota Cirebon (89,2 CR) - Cegah banjir kembali terulang, Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon lakukan normalisasi aliran Sungai Cikalong. Dana pengerukan bersumber dari APBD Kota Cirebon tahun 2020. 

“Kejadian kemarin jangan sampai terulang kembali. Terpaksa di keruk menggunakan anggaran APBD,” ungkap Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, saat meninjau langsung normalisasi Sungai Cikalong di Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Rabu (15/01/20). 

Karena itu, normalisasi Sungai Cikalong dilakukan oleh Pemda Kota Cirebon hari ini untuk memperlebar aliran sungai sehingga sungai bisa menampung air dalam jumlah yang lebih banyak lagi di musim penghujan ini.

Normalisasi aliran Sungai Cikalong menurut Eti dilakukan sepanjang lebih kurang 2 kilometer di sisi yang mengarah ke hilir. Sebelumnya normalisasi di sisi lain telah dilakukan oleh BBWS Cimanuk-Cisanggarung.

“Ini mendesak, agar air tidak lagi meluap ke pemukiman penduduk,” ungkap Eti. Bantaran sungai juga akan dibersihkan dari sampah, tanah, tanaman liar dan lainnya.

Ditambahkan Eti, Sungai Cikalong merupakan salah satu sungai yang beberapa hari lalu meluap hingga akhirnya merendam ruas Jalan Ciremai Raya dan sekitarnya dengan ketinggian hingga 50 cm. Selain normalisasi Sungai Cikalong, dalam waktu dekat normalisasi Sungai Cipadu juga akan dilakukan. 

"Secara bertahap sungai yang melintas di Kota Cirebon akan dinormalisasi. Yang pasti kerjasama antara Pemkot Cirebon dengan BBWS," ujarnya. 

Sementara itu Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kota Cirebon, Agung Kemal, menjelaskan jika berdasarkan pengalaman tahun kemarin, ada dua sungai yang menjadi penyebab banjir di Kota Cirebon. Yaitu Sungai Cikalong dan Sungai Kedungpane. 

“Sejumlah bangunan liar yang ada di bantaran sungai juga menjadi penyebab menyempitkan aliran sungai,” ungkap Agung. [Wlk]


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.