Header Ads


Kasus Stunting Di Kab Cirebon Naik Turun

Kab Cirebon (89,2 CR) - Meski cenderung menurun, kasus stunting di Kabupaten Cirebon mengalami kenaikan pada daerah daerah tertentu. Data tersebut diperoleh dari bulan penimbangan balita yang rutin dilakukan pada bulan Febuari dan bulan Agustus. 

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) pada Dinkes Kabupaten Cirebon, dr Edi Susanto, meski mengalami penurunan, namun belakangan angka stunting justru meningkat di titik wilayah baru salah satunya adalah Desa Sarabau Kecamatan Weru. 

"Ini menarik, kami fokus ke 10 desa di Kabupaten Cirebon yang sudah rawan stunning, justru di daerah lain muncul lagi dan jumlahnya meningkat. Kami akan awasi terus agar tidak bertambah," ujarnya kepada awak media, Rabu (3/7/19). 

Persoalan stunting bukan hanya persoalan Dinkes namun seluruh instansi terkait. Dirinya mencontohkan, stunning ini bisa disebabkan karena kondisi rumah yang kurang higenis, persoalan ini merupakan leading sektor Dinas Pemukiman dan Perumahan (Kimrum). 

"Stunning bukan hanya Dinkes tapi seluruh leading sektor karena berkaitan semuanya. Maka dari itu stunning harus diselesaikan bersama - sama," lanjut dia. 

Secara keseluruhan kasus stunting mengalami penurunan. Berdasarkan catatan di Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, setiap tahunnya kasus ini mengalami penurunan dua persen. Dari yang dulunya mencapai 14 persen, di tahun sekarang menjadi 8,86 persen.

Menurunnya angka kasus stunting dikarenakan pihaknya terus fokus menyelesaikan kasus ini dengan dibantu organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. [Wlk] 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.