Header Ads


Banyak Pengembang Di Kota Cirebon Belum Serahkan Fasum Dan Fasos

Kota Cirebon (89,2 CR) - Masih banyak pengembang yang belum menyerahkan Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos) kepada pemerintah. Hal ini menyulitkan pemerintah untuk melakukan pengawasan dan perbaikan terhadap fasum dan fasos yang ada di wilayah perumahan.

Dikatakan Sekretaris Daerah Kota Cirebon Asep Dedi, penyerahan fasum dan fasos segera dilakukan agar tercipta mewujudnya kelengkapan dasar fisik lingkungan hunian yang memenuhi standar tertentu untuk kebutuhan bertempat tinggal layak, sehat, aman dan nyaman.

"Banyak pengembang yang belum serahkan fasum dan fasos. Ini sangat menyulitkan kami dalam menata hunian," kata Sekda kepada awak media, Kamis (27/6/19). 

Oleh sebab itu pemkot Cirebon menerbitkan perwali Nomor 01 tahun 2019 tentang tata cara penyerahan prasarana, sarana dan utilitas umum perumahan dan permukiman. Tujuannya untuk memudahkan pengembang menyerahkan fasum dan fasos kepada Pemerintah daerah. 

"Kami buat perwali ini untuk memudahkan pengembang. Jadi sudah ada aturannya, tinggal ikuti aturan tersebut," paparnya. 

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Cirebon, Ir. Eddy Krisnowanto, MM mengatakan penyerahan perumahan sangat penting dilakukan. Hal ini menjamin pemerintah melaksanakan berbagai perbaikan untuk mewujudkan prasarana, sarana dan utilitas umum dalam lingkungan hunian yang berfungsi untuk mendukung penyelenggaraan dan pengembangan kehidupan sosial, budaya dan ekonomi.

“Penyerahan juga bertujuan menjamin terwujudnya perumahan dan permukiman yang layak huni dan terjangkau dalam lingkungan yang sehat, aman, serasi, terencana, terpadu dan berkelanjutan,” ujar Eddy.

Eddy menambahkan penyerahan fasilitas tentunya harus disesuaikan dengan keputusan Perwali. Tentunya berbagai persyaratan harus dipenuhi pengembang ketika menyerahkan fasum dan fasos. Beberapa persyaratan antara lain perijinan sudah selesai, kondisi fasilitas dalam keadaan bagus dan lainnya.

“Semua termuat dalam Perwali. Kami tentu mendukung pengembang menyerahkan fasilitas tersebut kepada kami. Kami melakukan sosialisasi ini agar informasi sampai kepada pengembang dan masyarakat,” tandasnya. [Wlk] 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.