Header Ads


Sebelum Rotasi, Wali Kota Cirebon Lakukan Ini

Kota Cirebon (89,2 CR) - Eselon II di lingkungan pemerintah Kota (Pemot) Cirebon uji kopetensi pada Rabu (29/5/19). Uji kopetensi ini sebagai salah satu dasar dari Wali Kota Cirebon merotasi pejabat. Dari uji kopetensi bisa diketahui pejabat mana yang cocok dengan pekerjaannya.

Kepala Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPD) Kota Cirebon Anwar Sanusi menjelaskan, uji kompetensi diikuti 18 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dari 24 SKPD di Kota Cirebon. Enam SKPD tidak ikut dalam uji kompetensi ini. 

"Uji kompetensi eselon II ini dibagi menjadi dua gelombang dan bergantian. Yang ditanya seputar pekerjaan dan rekam jejaknya," kata Anwar Sanusi, Rabu (29/5/19). 

Ke enam SKPD ini lanjut Anwar, kurang dari dua tahun menjabat sebagai eselon II. Mereka yakni kepala BP4D Arif Kurniawan, Kepala Disnaker Agus Sukmanjaya, kepala DLH Abdulah Syukur, staf ahli R Henda, Kepala DKOKP dan Disdukcapil yang kini dijabat Plt. 

"Tidak semuanya ikut, ada yang memang tidak dilibatkan karena belum dua tahun dan dinasnya kosong, yang lainnya ikut semua," tambah dia. 

Tim panitia seleksi (Pansel) melibatkan kalangan akademisi dari UGJ, Guru Besar Al Gifari, dan tokoh masyarakat. Hasil dari uji kompetensi akan diserahkan ke wali kota, selanjutnya nanti wali kota yang menentukan untuk rotasi yang diprediksi habis lebaran.

"Ini akan jadi patokan wali kota merotasi pejabat, apakah pejabat ini cocoknya disini atau ditempat lain," pungkasnya. [Wlk] 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.