Header Ads


Kapolres Cirebon Kota Tindak Tegas Oknum Bermain Di PPDB

Kota Cirebon (89,2 CR) Pihak kepolisian akan menindak siapapun pihak yang sengaja ingin merusak proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) on line di Kota Cirebon. Pelanggaran yang dijatuhkan bedasarkan perbuatan yang dilakukan, apakah pidana atau perdata. 

"Siapapun yang ingin menganggu proses PPDB on line akan kami tindak, siapapun, baik guru, orang tua atau lainnya," tegas Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy dihadapan guru yang ikut sosialisasi PPDB di alua Disdik, Jumat (10/5/19). 

Pihak kepolisian akan memantau terus proses PPDB on line bahkan sampai menerjunkan anggota ke sekolah. Hal ini untuk memastikan proses PPDB di Kota Cirebon berjalan sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku. 

"Nanti ada anggota yang memantau proses PPDB di sekolah. Apapun yang dilaporkan akan disampaikan ke kami," tambah dia. 

Roland tidak ingin proses PPDB on line yang sudah diatur oleh kementrian pendidikan, kemudian dibuat peraturan wali kota (Perwali) dirusak oleh oknum yang melanggar aturan tersebut. Aturan yang sudah dibuat ini harus ditaati dan dilaksanakan dengan baik. 

Masih kata mantan penyidik KPK, dunia pendidikan haram melakukan tindakan KKN, karena di dunia pendidikan karakter anak dibentuk, jika dimulai dengan praktek KKN maka generasi bangsa Indonesia akan memiliki kepribadian yang buruk, bahkan terbiasa dengan KKN. 

"Haram kalau ada titip menitip, atau bermain curang. Kalau itu berkembang di dunia pendidikan, maka mental generasi penerus bangsa akan rusak," tandasnya. [Wlk] 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.