Header Ads


Harga Sembako Naik, TPID Kota Cirebon Gelar Operasi Pasar

Kota Cirebon (89,2 CR) - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon menggelar operasi pasar di depan Bank BJB, Kamis (14/2/19). Operasi pasar untuk menekan harga sejumlah kebutuhan pokok yang tengah mengalami kenaikan. Operasi pasar ini dikoordinir langsung oleh Kantor Perwakilan (KPW) Bank Indonesia Cirebon. 

Kepala KPW BI Cirebon menyebutkan sejumlah harga kebutuhan pokok seperti telur dan beras mengalami peningkatan, oleh sebab itu TPID menggelar operasi pasar untuk memberikan alternatif dan referensi adanya harga pangan yang lebih murah dan terjangkau kepada masyarakat. 

"Sejumlah harga kebutuhan pokok tengah mengalami peningkatan, kami bersama TPID langsung bergerak menekan harga dengan pasar murah. Harganya jauh di bawah harga pasar karena kami ambil dari distributor langsung," ungkapnya kepada awak media, Kamis (14/2/19). 

Madjid menambahkan, pertumbuhan ekonomi nasional saat ini mencapai 5,17 persen salah satunya upaya yang harus dilakukan agar pertumbuhan ekonomi stabil dengan menjaga harga pangan tidak bergelojak tinggi. Kenaikan harga di awal tahun disebabkan faktor cuaca yang tengah musim hujan.  

"Salah satu cara menjaga perekonomian tetap stabil adalah menjaga harga kebutuhan pokok, karena inflasi mengalami kenaikan dari harga kebutuhan pokok," lanjutnya. 

Ditempat yang sama Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, menjelaskan jika saat ini sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan, Namun TPID Kota Cirebon langsung turun menekan harga tidak mengalami kenaikan yang signifikan. inflasi di Kota Cirebon masih di bawah rata-rata inflasi di Jabar maupun secara nasional.

Di pasar murah harga beras premium Rp 10.300 sedangkan di pasar Rp 12.000. Harga beras medium Rp 8.600 sedangkan di pasar Rp 10.000. Harga telur di pasar murah Rp 20.000 sedangkan pasar Rp 23.000. Harga ayam di pasar murah Rp 29.000 sedangkan di pasar Rp 32.000. [Wlk] 



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.