Header Ads


Dinkes Kabupaten Cirebon Himbau Waspada Penyakit Saat Banjir

Kab Cirebon (89,2 CR) - Masyarakat Kabupaten Cirebon yang berada di daerah rawan banjir diminta waspada terhadap berbagai penyakit. Antisipasi yang dilakukan dengan cara menggunakan pelindung badan dan menjaga pola makan terutama makanan yang bersih dan higenis saat terjadi banjir dan pasca banjir.

Nanang Ruhyana Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Cirebon menjelaskan, penyakit yang sering terjadi saat dan pasca banjir antara lain diare, gatal - gatal dan batuk pilek. Penyakit yang berbahaya dalam kondisi ini yaitu leptospirosis atau air seni hewan. 

"Kalau saat banjir itu biasanya banyak warga yang terkena gatal, diare, flu dan pilek. Tapi yang harus waspada dengan penyakit leptospirosis, baktinya datang dari air seni tikus, kecoa cukup berbahaya," kata Nanang diruang kerjanya, Selasa (8/1/19). 

Langkah yang biasanya dengan memberikan kaporit pada sumur atau air yang digunakan untuk kebutuhan sehari - hari. Kaporit dapat menetralisir bakteri yang masuk pada air bersih usai banjir. Upaya lainnya dengan memberikan obat - obatan seperti oralit, salep gatal, zink dan antibiotik.

"Kami akan berikan kaporit pada sumur atau air yang di konsumsi masyarakat. Obat - obatan kami sediakan jika ada yang ingin berobat ke puskesmas," ujar dia. 

Leptospirosis menurut Nanang masuk melalui tubuh yang terluka. Penderita akan mengalami demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala, sakit perut, nyeri pada hati dan ginjal. Penyakit ini termasuk mematikan jika tidak ditangani dengan cepat. 

Cara pencegahan dengan tetap menggunakan sepatu boot, masker, sarung tangan dan pelindung lainnya. Selain itu makan makanan yang higenis dan bersih yang tidak tercemar oleh bakteri mematikan. 

"Kalau banjir gunakan pelindung dan pengaman badan. Karena tidak disadari air itu bercampur dengan berbagai bakteri yang bisa menyebabkan penyakit," pungkasnya. [Wlk] 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.