Header Ads


Dewan Dibuat Bingung PT. Metro Terkait Perbaikan Pasar Balong

Kota Cirebon (89,2 CR) - Anggota DPRD Kota Cirebon kesal dengan perbaikan pasar Balong yang dilakukan Metro Panen Raya. Pasalnya saat datang ke tempat tersebut hanya ada beberapa pekerja, padahal saat rapat bulan lalu, pihak investor akan menambah pekerja untuk mempercepat pengerjaan.

Agung Supirno ketua komisi 2 DPRD Kota Cirebon mengaku kaget dengan progres perbaikan pasar Balong yang dinilai lambat. Janji penambahan pekerja tidak dilakukan, justru lebih menyalahkan vendor yang mengerjakan perbaikan pasar.

"Kami tindak lanjuti rapat kemarin dengan datang langsung ke lokasi, hasilnya ternyata hanya ada tujuh pekerja yang hanya membersihkan pasar empat lantai ini. Kami kecewa, padahal janji akan menambah pekerja," kata Agung usai sidak, Selasa (25/9/18).

Dirinya khawatir perbaikan pasar Balong molor dari kesepakatan. Keterlambatan perbaikan akan merugikan banyak pihak, baik Pemkot Cirebon dan investor itu sendiri. Untuk menindak lanjuti, pihaknya akan kembali mengundang direksi PT Metro dan PD Pasar.

"Tadi setelah bertemu dengan direksi ternyata vendor tidak bertanggung jawab, bahkan sudah resign. Kami khawatir perbaikan pasar Balong ini selesai satu tahun setengah ternyata molor, banyak pihak yang sudah di rugikan, " ungkap poltisi partai Golkar ini. Di tempat yang sama Bunga sebagai direksi PT Metro Panen Raya mengaku, keterlambatan pekerja ini karena pihak ketiga yang dipercayakan resign. Padahal anggaran sebesar 40 persen dari nilai pekerjaan sudah diterima.

"Kami kecewa dengan vendor, kenapa tidak bertanggung jawab, padahal anggarannya sudah kami berikan, kami ingin cepat tapi kalau begini bagaimana bisa cepat," keluhnya. [Wlk]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.