Header Ads


Berkas Swissindo Dilimpahkan Ke Kejaksaan Negeri Sumber Kabupaten Cirebon

Kab Cirebon (89,2 CR) - Bareskrim Polri melalui Kejaksaan Agung RI, melimpahkan kasus dugaan pemalsuan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) yang dikeluarkan UN Swissindo dengan tersangka Soegiharto Notonegoro alias Sino ke Kejaksan Negri Sumber Kabupaten Cirebon, Senin (24/9/18). 

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejagung RI, Abdul Rouf mengatakan, Bedasarkan tempata kejadian, UN Swissindo berada di Kabupaten Cirebon, oleh sebab itu kasusnya dilimpahkan ke Kejaksaan Sumber, setelah proses 20 hari, kasus ini akan dilimpahkan ke pengadilan Negeri untuk disidangkan.

"Ini tempatnya di Perumahan Griya Caraka Kabupaten Cirebon jadi kasusnya kami limpahkan ke Kejaksaan Sumber, setelah dilimpahkan, akan disidangkan di Pengadilan Negeri Sumber, " katanya di depan awak media.

Modus tersangka dengan meyakinkan kepada masyarakat bahwa SBI bisa melunasi utang di bank atau lembaga pembiayaan yang tergabung dengan UN Swissindo. Sino menganggap hutang 2016 ke bawah bisa dibebaskan bahkan yang nilainya sampai Miliaran. Setiap warga negara yang memiliki KTP elektronik bisa mengisi voucher M1 seharga 1.200 dollar AS dari para pengikut UN Swissindo.

Dirinya meminta kepada masyarakat untuk tidak percaya dengan SBI yang beredar, karena Bank Indonesia tidak pernah menerbitkan SBI kepada siapa pun dan pada pihak mana pun. Terkait kerugian dari para pengikut, dirinya akan melihat keputusan hasil persidangan nanti.

"Masyarakat jangan pernah percaya dengan SBI atau investasi lainnya. Swissindo ini pengikutnya sampai se wilayah Indonesia, kami belum mengetahui kerugian dari para pengikutnya," tandasnya. [Wlk]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.